VALENTINE DAY...PANTASKAH REMAJA MUSLIM KITA MERAYAANNYA????
cukup menyeramkan europia dari adanya hari yang mereka katakan sebagai hari kasih sayang atau yang keren mereka sebut dg nama VALENTINE DAY. betapa bangganya mereka terutama para remaja remaji merayakan hari yang menurut mereka adalah untuk berkasih sayang bahkan ironi dan menyedihkan remaja muslimpun sangat gandrung dan tergila-gila untuk merayakan hari kasih sayang ini.
tetapi insyallah setelah membaca tulisanku ini mereka sadar bahwa mereka sedang merayakan hari yang sepantasnyalah mereka jauhi. untuk itulah kami disela-sela pekerjaan kami mencoba untuk menulis artikel tentang sejarah dari valentine day.
pada mulanya hari kasih sayang atau valentine day dirayakan untuk memperingati kematian seorang pendeta kristen yang bernama" SANTO VALENTINO" kematiannya karena dia harus menjalani hukuman pancung pada tanggal 14 pebruari 270 M, karena dianggap melanggar aturan kekaisaran CLAUDIUS II ( 268-270 M ) yaitu telah menikahkan remaja secara diam-diam, pada saat itu para remaja tidak boleh menikah karena kekaisaran membutuhkan banyak remaja untuk berperang.
atas pengorbanan dan jasa pendeta santos valentine tersebut pihak gereja menobatkannya sebagai pahlawan yang telah melindungi orang-orang yang telah bercinta. bahkan sebuah bangunan kehormatan telah dibangun oleh paus santo julius II untuk mengenang dan menghormati jasa-jasanya.
2 (dua) abad kemudian tahun 496 M, Paus Galamus I mempelopori pencetusan valentine day hari kasih sayang pada tanggal 14 pebruari, pencetusan ini ternyata juga di ilhami oleh kebudayaan atau kepercayaan nenek moyang bangsa romawi yaitu pemujaan terhadap dewa ksuburan atau dewa padaang rumput, sedangkan dewa Vamous adalah dewa alam semesta. acara pemujaan kedua dewa tersebut dilaksanakan setiap tanggal 15 pebruari dan dilakukan upacara penyembelihan kambing dan seekor anjing.
upacara ini dihadiri oleh pemuda yang di hadapkan menuju altar sambil mengolesi kening mereka dg darah yang ada pada pisau yg dipakai untuk memotong binatang tadi. setelah itu mereka membuat cambuk dari kulit kambing untuk mencambuki para wanita yg dijumpai ketika mengelilingi bukit valentine. para wanita akan menerima dg senang hati cambukan dari para pemuda karena mereka berkeyakinan bahwa cambukan itu akan meningkatkan kesuburan kewanitaan mereka.
dalam perkembangannya, kaisar Contantine, seorang kaisar yg sangat berpengaruh dalam kehidupan gereja kemudian memodifikasi acara tersebut, yakni dg menyelenggarakan suatu pesta yg dihadiri oleh para pemuda dan pemudi. para pemudi ( gadis-gadis remaja) diberi kesempatan untuk menyampaikan pesan2 cinta mereka pada sebuah jambangan yg besar, kemudia para pemuda mengambilnya. setelah itu mereka saling berpasangan dan berdansa sampai pagi, yg kemudian diakhiri dg tindakan hubungan intim layaknya suami istri. nah, hal-hal yang seperti inilah yang kemudian turut melatarbelakangi dan mewarnai ditetapkannya tgl 14 pebruari sebagai hari kasih sayang atau valentine day.
inilah upacara pengkafiran aqidah umat, yang penulis herankan kenapa banyak remaja islaam kok ikut juga dalam ajang upacara seperti ini.
setelah membaca tulisan ini semoga menyadarkan bagi para remaja muslim agar berhati2 dalam melaksanakan tradisi yang didalam islam mengutuknya. bukankah islam telah membuat aturan yang jelas untuk berkasih sayang...........!!!!!!pantaskah kita sebagai generasi penerus islam merayakannya....!!!!
kalau masih ada yg merayakannya huuuuuuhhh TERLALU........!!!! semoga Allah selalu menjaga aqidah kita agar tetap lurus pada Al qur'an dan al Hadits. dan senanatiasa membimbing jalan kita..... Amiiiin ya robbal 'aalamiin.
di sadur dari majalah gelanggang edisi 8, tahun IV / februari 2006)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar